AeroCheck-ID

Terminal Flight Feasibility · METAR → Runway HUD

LIVE — NOAA AWC ⌂ Dashboard ⓘ About
← Kembali ke Dashboard

Tentang Aplikasi

AeroCheck-ID — Terminal Flight Feasibility

Dashboard map-centric untuk menilai feasibility penerbangan di 80 bandara Indonesia berdasarkan laporan cuaca penerbangan METAR/SPECI real-time, perhitungan angin lintas (crosswind), angin kepala/ekor (head/tailwind), density altitude per runway, serta overlay titik api kebakaran (NASA FIRMS). Dikembangkan dan dikelola oleh Lalu Muhamad Jaelani, Laboratorium Geospasial, Departemen Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Metodologi

Setiap bandara diberi peringkat otomatis dari METAR/SPECI terbaru yang dilaporkan stasiun cuaca penerbangan (AWOS/ATIS) dan didistribusikan NOAA Aviation Weather Center (AWC). METAR adalah format laporan cuaca penerbangan standar ICAO yang memuat arah/kecepatan angin, visibilitas, cuaca signifikan (hujan, badai TS, kabut), awan (ceiling), suhu, titik embun, dan tekanan altimeter (QNH).

  • Kategori penerbangan: VFR / MVFR / IFR / LIFR — diturunkan dari visibilitas dan ceiling sesuai aturan penerbangan standar.
  • Crosswind / headwind / tailwind: vektor angin METAR (arah & kecepatan) dipecah terhadap heading tiap runway; crosswind > batas profil pesawat diberi tanda peringatan.
  • Density altitude: ketinggian tekanan (dari QNH) dikoreksi suhu udara — indikator performa take-off/landing di kondisi panas/tinggi.
  • Profil pesawat: Cessna 172 (cw≤15, tw≤10), ATR 72 (cw≤25, tw≤15), Boeing 737 & Airbus A320 (cw≤33, tw≤15) — batas operasional yang umum digunakan.
  • Peringkat bandara: GO (VFR, angin aman), CAUTION (MVFR / crosswind / gust), CRITICAL (IFR/LIFR / crosswind >25 kt / TS).
  • Titik api: hotspot NASA FIRMS (VIIRS 375 m, NRT) diagregasi ke grid ±11 km; jarak bandara → titik api terdekat dihitung dengan haversine dan ditampilkan di HUD.
  • FRP (Fire Radiative Power): daya radiasi panas api dalam MW dari sensor VIIRS — <10 MW api kecil, 10–50 sedang, 50–150 besar, >150 sangat besar.
Bandara
80
Sumber cuaca
NOAA AWC
Update METAR
10–15 mnt
Titik api
VIIRS 375m NRT
Grid api
±11 km
Visualisasi
Leaflet

Sumber Data

  • Cuaca penerbangan: METAR/SPECI global via NOAA Aviation Weather Centeraviationweather.gov (data add-on), di-fetch otomatis tiap 10–15 menit.
  • Metadata bandara & runway: OurAirports — dataset terbuka bandara dunia (lokasi, elevasi, orientasi runway).
  • Titik api kebakaran: NASA FIRMSFire Information for Resource Management System, produk VIIRS 375 m NRT (satelit NOAA-21, NOAA-20, SNPP), area Indonesia, diperbarui ±10 menit.
  • Kualitas: data cuaca diambil apa adanya dari NOAA (satu-satunya penyedia global yang mempublikasikan METAR tanpa biaya); bandara tanpa laporan dalam 24 jam diberi label NO METAR (abu-abu).

Pemilik Aplikasi

Laboratorium Geospasial
Departemen Teknik Geomatika
Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya

Aplikasi ini merupakan bagian dari ekosistem layanan geo.its.ac.id dan dikembangkan untuk mendukung keselamatan penerbangan umum, pendidikan aeronautika, serta riset meteorologi penerbangan di Indonesia.

Teknologi

  • Backend: Python Flask + requests (fetch METAR & FIRMS, cache in-memory TTL)
  • Engine cuaca: parser METAR + trigonometri runway (crosswind/hw/tw), density altitude, flight category
  • Frontend: Leaflet (peta + overlay api canvas), HTML/CSS vanilla, HUD SVG wind compass
  • Infrastruktur: Docker, Nginx reverse-proxy di geo.its.ac.id/aerocheck
  • Tema UI: HydroStrix (navy/gold) — template internal Laboratorium Geospasial

© Lisensi Data & Kredit

Data cuaca ditampilkan oleh NOAA Aviation Weather Center (domain publik AS). Data titik api ditampilkan oleh NASA FIRMS / LANCE — produk NRT (near real-time) bersifat akses terbuka untuk penelitian dan pendidikan, dengan kewajiban acknowledgment terhadap NASA dalam publikasi yang memanfaatkannya.

Contoh acknowledgment FIRMS yang disarankan:
“We acknowledge the use of FIRMS and/or LANCE FIRMS image products from the Land Atmosphere Near real-time Capability for EOS (LANCE) system operated by NASA's Earth Science Data and Information System (ESDIS).”

Aplikasi tidak memodifikasi data mentah; perhitungan angin/density altitude/kategori adalah turunan (derived) dari METAR resmi. Ketidaktersediaan METAR pada bandara tertentu mencerminkan keterbatasan pelaporan stasiun, bukan kesalahan aplikasi.