← Kembali ke Berita
INDERAJA
Vol 10 No 2 (2013)
UJICOBA MODEL PEMETAAN LAHAN SAWAH BERBASIS PERUBAHAN PENUTUP LAHAN CITA LANDSAT MOSAIK TAHUNAN DI JAWA BARAT
Perubahan penutup lahan berupa lahan terbuka, air, dan vegetasi dapat digunakan sebagai dasar pemetaan lahan sawah dengan menggunakan pendekatan teori probabilitas, yaitu probabilitas suatu area dapat ditentukan sebagai lahan sawah jika perubahan air, lahan terbuka, dan vegetasi dalam multi seri waktu dapat dideteksi. Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan di wilayah Tenggamus – Lampung menunjukkan bahwa pendekatan teori probabilitas menghasilkan akurasi pemetaan mencapai 91.2%. Berdasarkan hasil ini, telah dilakukan model validasi untuk wilayah yang lebih luas di beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Landsat multitemporal tahun 2000-2009. Metode pengolahan data meliputi: 1. Klasifikasi digital tidak terbimbing dari penutup lahan global untuk memetakan lahan terbuka, vegetasi, dan air dari citra Landsat, 2. Penggabungan setiap dua penutup lahan multitemporal sehingga diperoleh tiga informasi spasial: lahan terbuka, vegetasi, dan air 2000-2009. Validasi perubahan penutup lahan dilakukan dengan menumpangtindihkan ketiga informasi spasial tersebut. Evaluasi hasil dilakukan dengan confusion matrix (matriks kesalahan) menggunakan referensi lahan sawah skala 1:50,000 tahun 2010. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata akurasi pemetaan model probabilitas ini mencapai 65.5%.