← Kembali ke Berita
JPJI
Vol 4 No 1 (2025)
STUDI VARIASI SUHU PERMUKAAN TANAH DI WILAYAH JAWA TIMUR MENGGUNAKAN SENTINEL-3 SLSTR
Suhu permukaan tanah memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan energi. Peningkatan suhu permukaan tanah dapat berdampak signifikan terhadap iklim global dan pola cuaca. Satelit Sentinel-3, sebagai salah satu instrumen pemantau bumi yang mampu memantau perubahan kelembaban tanah, digunakan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah metode penginderaan jauh menggunakan satelit Sentinel-3 SLSTR level 2 LST untuk memperoleh nilai Suhu Permukaan Tanah (LST). Untuk menganalisis kondisi variasi suhu, dilakukan analisis korelasi berdasarkan (LST), (TCWV), dan pemantauan suhu dari BMKG. Penelitian ini berlokasi di Jawa Timur, Indonesia, dengan koordinat geografis pada lintang sekitar 7°30' - 8°45' LS dan bujur sekitar 112°45' - 114°30' BT. Jawa Timur, sebagai bagian timur Pulau Jawa, memiliki karakteristik lingkungan yang beragam, termasuk berbagai jenis lahan dan vegetasi. Pada tahun 2021, nilai LST adalah 18.676°C pada bulan Desember, sedangkan nilai LST tertinggi dari data tahun 2021 adalah 31.659°C pada bulan Juni. Pada tahun 2022, nilai suhu terendah terjadi pada bulan Februari dengan nilai LST 18.073°C, dan nilai LST tertinggi terjadi pada bulan Juni dengan nilai 30.707°C. Pada tahun 2023, nilai suhu terendah terjadi pada bulan Februari dengan nilai LST 25.542°C. Rata-rata nilai LST selama tiga tahun adalah 21.936°C. Koefisien korelasi rata-rata antara variabel LST dan TCWV adalah 0.487, yang termasuk dalam kategori sedang. Sementara itu, korelasi rata-rata antara variabel LST dan suhu dari BMKG secara keseluruhan memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0.740, yang termasuk dalam kategori kuat.