← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 12 No 2 (2015)

PERBANDINGAN ANTARA MARINE ACOUSTIC REMOTE SENSING DAN SWEPT AREA TRAWL DALAM PENDUGAAN DENSITAS IKAN DEMERSAL DI PERAIRAN TARAKAN

Terbit: 2015/12/01
Domu Simbolon, Asep Priatna, Totok Hestirianoto, Ari Purbayanto
Penggunaan survei hidroakustik secara simultan dengan trawl area sapuan (swept area trawl) diharapkan dapat saling melengkapi dan meningkatkan akurasi masing-masing dalam pendugaan sumber daya stok ikan, terutama ikan demersal. Oleh karena itu, kelebihan dan kekurangan masing-masing metode akan diungkapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan densitas ikan demersal dari deteksi survei hidroakustik terhadap hasil tangkapan trawl dasar, dan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan densitas ikan yang diduga dengan metode area sapuan dan metode akustik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei, Agustus, dan November 2012 di perairan sekitar Tarakan, Kalimantan Utara, menggunakan echo sounder Simrad EY60-120 kHz dan trawl dasar secara simultan untuk mengukur densitas ikan demersal. Pendugaan densitas ikan demersal dari kedua metode menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan. Perbedaan dalam pendugaan densitas ikan dipengaruhi oleh catchability, area zona mati dari trawl, dan perilaku ikan.