← Kembali ke Berita
INDERAJA
Vol 19 No 2 (2025)
Penilaian Potensi PV Surya Atap Resolusi Tinggi Menggunakan Data Penginderaan Jauh Sumber Terbuka dan Cloud Computing: Studi Kasus di Kecamatan Padang Utara
Penilaian resolusi tinggi potensi fotovoltaik surya (PV) atap di daerah perkotaan sering terkendala oleh tingginya biaya data komersial seperti LiDAR dan intensitas komputasi dalam menganalisis geometri yang kompleks. Studi ini mengembangkan dan menerapkan alur kerja penginderaan jauh sumber terbuka sepenuhnya yang memanfaatkan cloud computing untuk mengatasi keterbatasan ini. Metodologi ini mengintegrasikan data tinggi bangunan dan kanopi sumber terbuka untuk menghasilkan Model Permukaan Digital (DSM) dan memperkenalkan Faktor Koreksi Geometri Perkotaan (UGCF) yang baru. UGCF menggabungkan Faktor Bayangan multi-temporal, yang dihitung secara efisien di Google Earth Engine (GEE), dengan Faktor Langit Terlihat (SVF) untuk memodelkan iradiasi surya pada atap individual secara realistis. Diterapkan pada morfologi perkotaan yang kompleks di Padang Utara, Indonesia, alur kerja ini mengidentifikasi potensi yang signifikan, dengan 47,17% atap layak diklasifikasikan sebagai 'Optimal' atau 'Sangat Optimal', dengan rentang nilai radiasi 758,8–848,63 kWh/m²/tahun. Secara spasial, potensi tertinggi terkonsentrasi di area perumahan dengan profil lebih rendah, bukan pada bangunan tertinggi; hal ini secara kritis mengungkapkan bahwa peneduh atap internal adalah faktor pembatas dominan untuk bangunan besar. Penelitian ini menyajikan metodologi yang hemat biaya dan dapat direplikasi, berkontribusi sebagai alat penting untuk penilaian potensi surya perkotaan secara rinci dan mendukung perencanaan energi berkelanjutan yang berbasis data.