← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 19 No 2 (2025)

Penggunaan Data Penginderaan Jauh Aktif dan Metode Adaptive Threshold untuk Menganalisis Tumpahan Minyak di Sisi Barat Laut Jawa

Terbit: 2025/10/05
Bhisma Kusuma Wardhana, Filsa Bioresita, Noorlaila Hayati
Fenomena tumpahan minyak, khususnya di Sisi Barat Laut Jawa, terjadi karena industri minyak dan aktivitas maritim yang padat sehingga menyebabkan potensi kerentanan terhadap pencemaran minyak. Deteksi cepat sebaran tumpahan minyak perlu dilakukan untuk meminimalkan dampak yang dihasilkan. Dengan mengembangkan metode deteksi dini tumpahan minyak di Laut Jawa bagian barat menggunakan teknologi Synthetic Aperture Radar (SAR) dari Satelit Sentinel-1A menggunakan perangkat lunak SNAP dengan pendekatan Adaptive Threshold. Metode deteksi didasarkan pada prinsip bahwa minyak menyebabkan permukaan laut menjadi tenang, yang mengakibatkan pengurangan drastis nilai refleksi gelombang radar. Hasil penelitian menunjukkan deteksi tumpahan minyak pada Juni 2023 dengan luas mencapai 73.823 km² dan tingkat akurasi 93,75% berdasarkan validasi confusion matrix. Penelitian ini juga mengintegrasikan analisis medan angin untuk mendukung interpretasi citra radar, dengan hasil estimasi kecepatan angin 1-12 m/s dan arah dominan menuju barat laut hingga utara. Data medan angin divalidasi menggunakan data reanalisis BMKG dan Copernicus Marine My Ocean Pro. Metode yang dikembangkan lebih unggul dibandingkan citra optik dalam hal visualisasi deteksi dan kemampuan klasifikasi objek di dalam area tumpahan. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan sistem pemantauan dan respons yang efektif untuk melindungi ekosistem laut, dan dapat menjadi dasar untuk perencanaan mitigasi dampak lingkungan dari tumpahan minyak di wilayah tersebut.