← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 12 No 1 (2015)

PENGEMBANGAN METODE PENDUGAAN KEDALAMAN PERAIRAN DANGKAL MENGGUNAKAN DATA SATELIT SPOT-4. STUDI KASUS: TELUK RATAI, KABUPATEN PESAWARAN

Terbit: 2013/06/01
Muchlisin Arief, Maryani Hastuti, Wikanti Asriningrum, Ety Parwati, Syarif Budiman, Teguh Prayogo
Pendugaan batimetri kedalaman perairan dangkal menggunakan data penginderaan jauh satelit menjadi lebih lazim. Namun, ketika metode ini diterapkan untuk daerah dengan lingkungan yang berbeda, hasilnya menunjukkan adanya ketidakteraturan. Untuk meminimalkan penyimpangan, dilakukan penggabungan informasi yang diperoleh dari pengukuran lapangan dengan nilai reflektansi citra satelit SPOT-4. Makalah ini mengusulkan pengembangan metode untuk pendugaan batimetri kedalaman perairan dangkal berdasarkan fungsi korelasi antara nilai kedalaman dari pengukuran langsung menggunakan "handheld echo-sounder" dengan hasil nilai reflektansi (band 1 dan band 3). Algoritma untuk pendugaan batimetri kedalaman perairan dangkal terdiri dari metode ambang dan fungsi korelasi. Nilai ambang (T) kedalaman 0,5 meter ditentukan dari pengamatan grafik fungsi korelasi polinomial dari lima dan besarnya adalah 0,35 < T < 0,47. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa data satelit SPOT-4 dapat digunakan untuk menduga kedalaman perairan dangkal hingga sekitar 18 meter.