← Kembali ke Berita
INDERAJA
Vol 11 No 1 (2014)
PENGARUH PENGAMBILAN TRAINING SAMPLE SUBSTRAT DASAR BERBEDA PADA KOREKSI KOLOM AIR MENGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH
Lyzenga (1978, 1981) mengembangkan metode untuk mengoreksi kolom air menggunakan rasio reflektansi substrat dasar perairan pada 2 (dua) saluran yang berbeda, dengan asumsi bahwa rasio tersebut sama untuk tipe dasar yang berbeda. Masalah muncul ketika metode Lyzenga disederhanakan. Dalam hal ini dengan mengambil sampel substrat dasar yang berbeda sebagai masukan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efek dari proses penyederhanaan dengan hasil perhitungan menggunakan metode Lyzenga yang sebenarnya. Perhitungan koreksi kolom air mengikuti proses yang dijelaskan dalam panduan oleh UNESCO (1999) dan Green et al (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel dari dua substrat yang berbeda yang memiliki radiasi (reflektansi) yang sangat berbeda meningkatkan nilai indeks substrat di perairan yang lebih dalam.