← Kembali ke Berita
INDERAJA
Vol 11 No 2 (2014)
PENDETEKSIAN POTENSI CADANGAN KARBON DI ATAS PERMUKAAN PADA HUTAN MANGROVE DI KUBU RAYA MENGGUNAKAN CITRA ALOS PALSAR
Kebutuhan akan sistem pengukuran cadangan karbon hutan yang memadai, yang mencakup area yang lebih luas dan lebih cepat, kini semakin meningkat, salah satunya adalah penggunaan radar aperture sintetis (SAR). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan keunggulan aplikasi ALOS PALSAR untuk kuantifikasi karbon di hutan mangrove, yang ternyata memberikan hubungan yang lebih baik antara hamburan balik (backscatter) pita-L ALOS PALSAR dan cadangan karbon hutan mangrove berbasis alometrik aktual di atas permukaan, dibandingkan dengan penelitian sebelumnya pada jenis hutan lainnya, yaitu hutan tropis atau hutan dataran rendah hingga pegunungan di daerah beriklim sedang. Hubungan yang lebih baik ini dijelaskan oleh koefisien determinasi (R²) sebesar 62% berdasarkan polarisasi HH dengan model persamaan Y = 1647.20 + 6.8288BS_HV + 279.48BS_HV + 2870. Sedangkan penelitian sebelumnya menyebutkan R² hanya 16–76%. Model yang diperoleh selanjutnya digunakan untuk kuantifikasi karbon total dan distribusinya dipetakan. Jumlah biomassa di atas permukaan hutan mangrove di Kabupaten Kubu Raya adalah (Megagram) atau 5,3 Mt (Megagram), jumlah sekuestrasi karbon dioksida (CO2) mencapai 19.451 Mt (Megagram) setara. Luas hutan mangrove 71.069,21 ha berpotensi mengurangi laju emisi GRK (Gas Rumah Kaca) dari sektor kehutanan sebesar 0,76%.