← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 18 No 1 (2021)

Pemanfaatan Metode Semi-Analitik untuk Penentuan Batimetri Menggunakan Citra Satelit Resolusi Tinggi

Terbit: 2021/06/01
Kuncoro T. Setiawan, Gathot Winarso, Devica N. BR. Ginting, M.D.M. Manessa, Surahman Surahman, Nanin Anggraini, Maryani Hartuti, Wikanti Asriningrum, Ety Parwati
Metode semi-analitik untuk mendeteksi batimetri menggunakan data citra satelit resolusi sedang merupakan pengembangan metode untuk menentukan batimetri berbasis satelit. Metode ini memperhitungkan prinsip perambatan gelombang cahaya di air dan intensitas cahaya datang yang menurun seiring dengan bertambahnya kedalaman yang dilalui. Citra satelit yang digunakan adalah SPOT 7. Citra ini merupakan generasi terbaru dari satelit SPOT yang memiliki 4 kanal multispektral dengan resolusi spasial 6 meter. Oleh karena itu, citra resolusi tinggi ini diharapkan dapat menghasilkan batimetri di perairan laut dangkal secara lebih akurat. Metode semi-analitik yang digunakan untuk mendeteksi batimetri adalah metode Benny dan Dawson. Metode ini menggunakan perbandingan nilai reflektansi antara air dalam dan air dangkal dengan memperhitungkan pendekatan koefisien atenuasi kolom air dan sudut elevasi satelit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi batimetri di perairan laut dangkal. Wilayah penelitian adalah perairan pesisir Pulau Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah citra SPOT 7 akuisisi tanggal 18 Mei 2017 yang telah dianalisis, data kedalaman in situ serta data pasang surut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga kanal SPOT 7, rentang kedalaman 0 - 11,45 meter untuk kanal biru, 0 - 10,49 meter untuk kanal hijau, dan 0 - 9,72 meter untuk kanal merah. Akurasi hasil deteksi batimetri dari kanal hijau menunjukkan hasil yang cukup baik hingga kedalaman kurang dari 5 meter. Parameter kanal hijau dari algoritma Benny Dawson yang digunakan adalah 0,3274 untuk Ld, 0,8932 untuk Lo, koefisien atenuasi 0,823 dan Cosec E '0,6311272.