← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 9 No 2 (2012)

PEMANFAATAN DATA SATELIT UNTUK ANALISIS POTENSI GENANGAN DAN DAMPAK KERUSAKAN AKIBAT KENAIKAN MUKA AIR LAUT

Terbit: 2012/12/01
Nanin Anggraini, Bambang Trisakti, Tri Edhi Budhi Soesilo
Peningkatan volume air laut menyebabkan kenaikan muka air laut (SLR) yang mengancam keberadaan pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir, seperti Jakarta Utara. Selain SLR, Jakarta Utara juga terancam oleh penurunan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tinggi SLR pada tahun 2030 dan menganalisis dampak SLR terhadap wilayah pesisir Jakarta Utara. Total tinggi SLR pada tahun 2030 diprediksi menggunakan data pasang surut, data penurunan tanah, dan prediksi SLR berdasarkan skenario B2 dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). Potensi area genangan akibat SLR diestimasi menggunakan Digital Elevation Model Shuttle Radar Topography Mission (DEM SRTM) pita X-C dengan resolusi spasial 30 m. Kerusakan dianalisis dengan melakukan overlay antara area genangan dengan informasi penggunaan lahan yang diekstrak dari data QuickBird. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi SLR pada tahun 2030 adalah 2.88 m yang disebabkan oleh pasang surut, 2.28 m yang disebabkan oleh penurunan tanah, dan 1.29 m yang disebabkan oleh skenario B2 IPCC. Total tinggi prediksi SLR adalah 6.45 m. Potensi kerusakan penggunaan lahan didominasi oleh area perkotaan (1045 ha) dan area industri (563 ha). Area yang paling tergenang terletak di kecamatan Penjaringan untuk perkotaan (523 ha) dan di kecamatan Cilincing untuk area industri (311 ha).