← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 10 No 1 (2013)

PEMANFAATAN DATA PENGINDERAAN JAUH UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN OPERASI KEAMANAN LAUT DI LAUT ARAFURA

Terbit: 2014/12/01
Gathot Winarso, Eko Kurniawan
Area laut yang luas telah dipatroli secara terus-menerus oleh Indonesia Navy membutuhkan banyak armada untuk mencakup seluruh perairan Indonesia dan juga menghabiskan anggaran yang besar. Konsekuensinya, penting untuk memiliki strategi cerdas untuk mengoptimalkan armada dan membuat anggaran logistik menjadi efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan analisis penginderaan jauh untuk mendapatkan waktu operasi yang sensitif terhadap pelanggaran dan gangguan keamanan terkait aktivitas penangkapan ikan. Menurut asumsi bahwa ancaman keamanan mungkin terjadi di area di mana aktivitas penangkapan ikan tinggi yang akan terkonsentrasi di area produktivitas tinggi. Konsentrasi klorofil-a yang diestimasi dari data satelit MODIS level-2 diterima dari NASA Amerika Serikat. Data harian dari tahun 2008-2013 dihitung menjadi rata-rata bulanan untuk mendapatkan variasi bulanan konsentrasi klorofil-a dalam satu tahun selama 5 tahun. Analisis dilakukan di area umum dan unit area yang lebih kecil untuk memahami perbedaan variasi di area yang lebih kecil. Variasi klorofil-a di unit area yang lebih kecil akan membedakan waktu perencanaan dalam aktivitas patroli yang spesifik untuk area tersebut. Analisis data menghasilkan bahwa ledakan fitoplankton terjadi sekitar Mei hingga September setiap tahun. Bulan terjadinya ledakan fitoplankton dapat disarankan menjadi waktu patroli yang lebih intensif. Secara umum, tidak ada perbedaan hasil dari unit area yang lebih kecil, tetapi hanya sedikit pergeseran waktu puncak ledakan dan perubahan di setiap unit area yang berbeda.