← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 20 No 1 (2026)

Kerentanan Ekosistem Mangrove melalui Penginderaan Jauh Terintegrasi: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis

Terbit: 2026/06/06
Rakhshanda Shaina Ahava Hidayat, Muhammad Iqbal Habibie, Ayang Armelita Rosalia
Ekosistem mangrove memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas lingkungan pesisir, tetapi menghadapi berbagai tekanan akibat aktivitas manusia dan perubahan lingkungan yang meningkatkan kerentanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan pendekatan berbasis penginderaan jauh dalam memantau kondisi, perubahan, dan kerentanan ekosistem mangrove, serta mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi degradasinya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis deskriptif kualitatif terhadap publikasi ilmiah yang berkaitan dengan pemantauan mangrove menggunakan teknologi penginderaan jauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian mangrove berbasis penginderaan jauh telah meningkat secara signifikan, terutama setelah tahun 2010, seiring dengan perkembangan teknologi sensor, sistem informasi geografis (SIG), dan metode kecerdasan buatan. Faktor utama yang memengaruhi kerentanan mangrove meliputi tekanan antropogenik seperti konversi lahan dan polusi, faktor lingkungan seperti kenaikan permukaan laut dan perubahan hidrologi, serta faktor biofisik yang berkaitan dengan struktur dan kondisi vegetasi. Integrasi penginderaan jauh, SIG, dan analisis spasial telah terbukti meningkatkan efektivitas pemantauan dan pemahaman dinamika perubahan ekosistem mangrove. Dengan demikian, pendekatan geospasial terintegrasi menjadi landasan penting dalam mendukung pengelolaan dan konservasi mangrove yang berkelanjutan.