← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 6 No 1 (2009)

Kajian Distribusi Spasial Debit Aliran Permukaan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Berbasis Data Satelit Penginderaan Jauh

Terbit: 2008/06/01
Bambang Trisakti, Kuncoro Teguh, Susanto Susanto
Tujuan dari makalah ini adalah untuk menganalisis distribusi spasial debit aliran permukaan di DAS Ciliwung berdasarkan data satelit penginderaan jauh. Model elevasi digital (DEM) diproses untuk menentukan batas DAS menggunakan metode kemiringan paling curam (steepest slope) dan juga digunakan untuk menghitung luas piksel. Luas piksel yang dihitung digunakan untuk menentukan luas DAS dan tutupan lahan dalam perspektif 3 dimensi. Tutupan lahan DAS Ciliwung dipetakan menggunakan citra SPOT-4 yang diperoleh pada tahun 2007. Semua informasi yang dihasilkan digunakan sebagai masukan untuk menentukan distribusi spasial debit aliran permukaan menggunakan tabel koefisien limpasan yang diterbitkan oleh instansi terkait. Pada langkah berikutnya, total debit aliran permukaan di beberapa titik outlet (Katulampa, Depok, dan Muara Ciliwung) dibandingkan dan hubungan antara kondisi tutupan lahan dan debit aliran permukaan dievaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa DEM dapat digunakan untuk menentukan batas DAS dan menghitung luas DAS, yang hasilnya hampir sama dengan kondisi nyata. Distribusi spasial debit aliran permukaan berguna untuk menganalisis kontribusi debit aliran permukaan dari setiap bagian DAS terhadap total debit aliran permukaan di DAS Ciliwung. Hal ini menunjukkan bahwa debit aliran permukaan di outlet Katulampa memberikan kontribusi sebesar 44% dari total debit aliran permukaan di DAS Ciliwung. Selanjutnya, beberapa jenis tutupan lahan diidentifikasi di daerah dengan debit aliran permukaan tinggi. Informasi semacam ini sangat berguna untuk perencanaan wilayah dan kegiatan pengelolaan banjir.