← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 17 No 1 (2020)

IDENTIFIKASI POTENSI REMBESAN MIKRO DI LAPANGAN MIGAS MELALUI DETEKSI MINERAL LEMPUNG MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT 8 OLI/TIRS, STUDI KASUS LAPANGAN MIGAS CEKUNGAN JAWA BARAT BAGIAN UTARA

Terbit: 2018/06/01
Tri Muji Susantoro, Ketut Wikantika, Asep Saepuloh, Agus Handoyo Harsolumakso
Mineral lempung di lapangan migas telah berubah dengan peningkatan jumlah di tengah lapangan migas dan penurunan di tepi-tepinya. Penurunan ini merupakan efek dari rembesan mikro dari minyak dan gas dari bawah permukaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi rembesan minyak dan gas melalui pemetaan mineral lempung. Data yang digunakan adalah Landsat 8 OLI/TIRS dengan perekaman tanggal 25 September 2015. Metode yang digunakan dalam pemetaan mineral lempung menggunakan rasio 1,55-1,75 µm (Short Wave Infrared 1) dan 2,08-2,35 µm (Short Wave Infrared 2). Hasil pengolahan data Landsat 8 OLI/TIRS menunjukkan potensi anomali di tepi-tepi lapangan migas. Anomali tersebut adalah perubahan nilai indeks mineral lempung yang cenderung lebih rendah dengan nilai 1,0 hingga 1,5 dibandingkan dengan tengah lapangan migas dengan nilai 1,5 hingga 2,0. Pola potensi anomali mengikuti batas lapangan migas. Survei lapangan menunjukkan bahwa lapangan migas berdasarkan analisis ukuran butir didominasi oleh tanah berukuran lempung. Mineral lempung dominan dari analisis X-Ray Diffraction adalah smektit (56%) dan kaolinit (6%).