← Kembali ke Berita
INDERAJA
Vol 14 No 1 (2017)
ESTIMASI PRODUKTIVITAS PRIMER PERAIRAN BERDASARKAN KONSENTRASI KLOROFIL-A YANG DIEKSTRAK DARI CITRA SATELIT LANDSAT-8 DI PERAIRAN KEPULAUAN KARIMUN JAWA
Produktivitas primer laut merupakan faktor penting dalam memantau kualitas perairan laut karena perannya dalam siklus karbon dan rantai makanan bagi organisme heterotrof. Estimasi produktivitas primer laut dapat diduga melalui nilai konsentrasi klorofil-a, tetapi konsentrasi klorofil-a permukaan hanya mampu menjelaskan 30% dari produktivitas primer laut. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model estimasi produktivitas primer berdasarkan nilai konsentrasi klorofil-a dari lapisan permukaan hingga kedalaman kompensasi. Model produktivitas primer yang berhubungan dengan konsentrasi klorofil diekstraksi dari citra Landsat-8 kemudian dapat digunakan untuk menghitung produktivitas primer laut. Penentuan klasifikasi kedalaman dilakukan dengan mengukur nilai koefisien atenuasi menggunakan luxmeter underwater datalogger 2000 dan secchi disk. Nilai koefisien atenuasi oleh luxmeter underwater berkisar antara 0,13-0,21 m-1 dan secchi disk berkisar 0,12 – 0,21 m-1. Penetrasi cahaya yang masuk ke kolom air di mana produktivitas primer masih berlangsung atau kedalaman kompensasi berkisar dari 28,75 – 30,67 m. Model regresi linier sederhana antara nilai rata-rata konsentrasi klorofil di seluruh zona euforik dengan produktivitas primer laut memiliki korelasi tinggi, lebih besar daripada konsentrasi klorofil-a permukaan (R2 = 0,65). Validasi model produktivitas primer laut memiliki akurasi tinggi dengan nilai RMSD 0,09 dan produktivitas primer laut yang diturunkan dari satelit tidak berbeda secara signifikan. Klorofil-a yang diturunkan dari satelit dapat dihitung menjadi produktivitas primer laut.