← Kembali ke Berita
INDERAJA
Vol 1 No 1 (2004)
EKSTRAKSI OTOMATIS INFORMASI DEM DARI CITRA STEREO PRISM-ALOS
Satelit ALOS diluncurkan pada 24 Januari 2006 dan dilengkapi dengan sensor PRISM yang memiliki misi untuk menghasilkan citra stereoskopik. PRISM adalah radiometer pankromatik dengan resolusi spasial 2,5 m, dan memiliki 3 teleskop untuk merekam citra dari arah nadir, depan, dan belakang yang dikenal sebagai citra stereoskopik yang berguna untuk menghasilkan ketinggian permukaan bumi atau DEM (Digital Elevation Model). Ekstraksi DEM otomatis dilakukan dengan teknik pencocokan berbasis area menggunakan perangkat lunak PRISM DEM. Teknik ini mengorelasikan area/piksel pada citra master dengan area/piksel yang sama pada citra target berdasarkan kemiripan nilai abu-abu piksel. Pergeseran relief (paralak) dari setiap area/piksel diekstraksi dari proses korelasi, dan kemudian digunakan untuk menghasilkan ketinggian permukaan bumi atau DEM. DEM yang dihasilkan dibandingkan dengan data referensi (SRTM X dan C band) untuk menganalisis tingkat akurasi DEM. Hasilnya menunjukkan bahwa DEM dari ekstraksi otomatis memerlukan koreksi geoid (koreksi relief permukaan bumi). Setelah dilakukan koreksi, DEM memiliki distribusi ketinggian yang serupa tetapi pola DEM yang lebih halus dibandingkan DEM referensi. Akhirnya, RMSE dari PRISM DEM sekitar 16 m relatif terhadap DEM referensi.