← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 19 No 1 (2025)

Efektivitas Normalized Difference Built-Up Index dalam Memetakan Fitur Terbangun di Wilayah Pedesaan Kering

Terbit: 2025/06/26
Elisabet Oknisia, Lysa Dora Ayu Nugraini
Normalized Difference Built-up Index (NDBI) adalah metode penginderaan jauh yang banyak digunakan untuk mendeteksi area terbangun. Namun, efektivitasnya dalam membedakan lahan terbangun dari lahan terbuka di wilayah pedesaan kering masih kurang dieksplorasi. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja NDBI dalam mengidentifikasi area terbangun di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang merupakan daerah pedesaan dengan karakteristik lahan semi-kering pada Oktober 2023. Analisis menggunakan citra Landsat 8 OLI yang diperoleh pada tahun 2023, yang diproses untuk menghasilkan nilai NDBI. Nilai-nilai ini diklasifikasikan menjadi empat tingkat intensitas terbangun menggunakan metode natural breaks (Jenks): Sangat Rendah, Rendah, Sedang, dan Tinggi. Validasi dilakukan menggunakan 36 titik kebenaran lapangan yang mewakili jenis tutupan lahan seperti vegetasi, lahan terbangun, lahan terbuka, dan badan air. Akurasi klasifikasi dinilai melalui matriks kebingungan (confusion matrix). Hasilnya mengungkapkan tingkat kesalahan klasifikasi yang signifikan. NDBI dihitung dari selisih reflektansi antara pita Inframerah Gelombang Pendek (SWIR) dan Inframerah Dekat (NIR), di mana area terbangun biasanya menunjukkan nilai SWIR tinggi dan NIR rendah. Namun, lahan terbuka kering (misalnya, tanah gundul atau area tanpa vegetasi) menunjukkan pola spektral yang serupa, reflektansi SWIR tinggi karena permukaan kering, dan reflektansi NIR rendah karena tidak adanya biomassa. Kemiripan ini menyebabkan nilai NDBI meningkat untuk area terbuka kering, sehingga sulit dibedakan dari wilayah terbangun yang sebenarnya. Matriks kebingungan menghasilkan akurasi keseluruhan 75,00% dan koefisien Kappa 0,628, menunjukkan kesepakatan sedang antara hasil klasifikasi dan data lapangan. Temuan ini menyoroti keterbatasan NDBI dalam membedakan lahan terbangun dari lahan terbuka tanpa vegetasi di lingkungan pedesaan semi-kering.