← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 19 No 1 (2025)

Analisis Spasial Temporal Sistem Konvektif Skala Meso (MCS) terhadap Monsun Asia-Australia di Jawa Timur

Terbit: 2025/06/28
Prasetyo Firdianto, Bangun Muljo Sukojo, Achmad Zakir, Adi Mulsani
Benua maritim Indonesia memiliki pembentukan awan yang dapat berkembang dan berevolusi menjadi MCS (Sistem Konvektif Skala Meso). Monsun Asia-Australia memiliki pengaruh penting dalam menentukan aktivitas MCS. Kesenjangan penelitian adalah analisis hubungan antara monsun dan MCS di Jawa Timur yang sangat dipengaruhi oleh monsun. Data yang digunakan adalah satelit cuaca Himawari, angin zonal dan angin meridional Model ERA-Interim 850 mb. Penentuan MCS mengikuti karakteristik fisik dalam algoritme Maddox dan indeks AUSMI mengikuti algoritme Kajikawa. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif koefisien korelasi dan determinasi, serta kualitatif dalam bentuk analitik deskriptif. Dapat diketahui bahwa monsun Asia-Australia memiliki pengaruh lemah terhadap MCS di Jawa Timur. Indeks AUSMI memiliki pola dan fase yang sama dengan frekuensi MCS secara musiman.