← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 14 No 2 (2017)

ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI UJUNG PANGKAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE EDGE DETECTION DAN NORMALIZED DIFFERENCE WATER INDEX

Terbit: 2017/12/01
Nanin Anggraini, Sartono Marpaung, Maryani Hartuti
Selain pengaruh dari pasang surut, posisi garis pantai berubah karena abrasi dan akresi. Oleh karena itu, perlu dilakukan deteksi posisi garis pantai, salah satunya dengan memanfaatkan data Landsat menggunakan deteksi tepi dan filter NDWI. Deteksi tepi adalah metode matematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi titik pada citra digital berdasarkan tingkat kecerahan. Deteksi tepi digunakan karena sangat baik untuk menampilkan tampilan objek yang sangat bervariasi pada citra sehingga mudah dibedakan. NDWI mampu memisahkan daratan dan air dengan jelas, sehingga memudahkan analisis garis pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi perubahan garis pantai di Ujung Pangkah Kabupaten Gresik yang disebabkan oleh akresi dan abrasi menggunakan deteksi tepi dan filter NDWI pada data Landsat temporal (2000 dan 2015). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Landsat 7 tahun 2000 dan Landsat 8 tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garis pantai Ujung Pangkah Gresik mengalami banyak perubahan akibat akresi dan abrasi. Luas akresi mencapai 11,35 km² dan abrasi 5,19 km² dalam periode 15 tahun.