← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 20 No 1 (2026)

Analisis Perpindahan Geometris Pylon Jembatan Suramadu Menggunakan Data Point Cloud UAV LiDAR Multi-Temporal terhadap Detailed Engineering Design

Terbit: 2026/06/06
Abdurrahman Afiq Yuda Hammaami, Nain Dhaniarti Raharjo, Lalu Muhamad Jaelani
Jembatan Suramadu merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura. Pylon, sebagai komponen kunci jembatan cable-stayed, rentan terhadap perubahan geometris akibat paparan gelombang laut, beban angin, dan volume lalu lintas yang meningkat. Penelitian ini menganalisis perpindahan geometris pylon dengan membandingkan dua periode data point cloud UAV LiDAR yang diperoleh pada 5 Januari 2026 dan 2 Februari 2026 terhadap Detailed Engineering Design (DED). Akuisisi data dilakukan menggunakan UAV DJI Matrice 350 dengan sensor LiDAR Geosun GS-260H. Analisis geometris mencakup enam parameter dimensi dan kemiringan pylon yang dihitung dari centroid gabungan kedua kaki pylon. Validasi akurasi menggunakan titik ICP berdasarkan SNI 9135-2:2023 mengonfirmasi bahwa kedua periode mencapai akurasi Kelas 2 pada skala 1:2.500. Parameter lebar atas (L1) mencatat deviasi terbesar sebesar 186 mm pada pylon Madura pada Periode 3, sedangkan ketebalan tengah (T2) diidentifikasi sebagai parameter paling kritis karena deviasi negatif yang konsisten, mencapai 134 mm pada pylon Madura pada Periode 5. Mean Absolute Error menunjukkan bahwa pylon MDR (51 mm) menunjukkan intensitas perubahan dimensi yang lebih besar daripada pylon SBY (36 mm). Analisis kemiringan menunjukkan bahwa kedua pylon condong secara konvergen menuju bentang utama, yang disebabkan oleh tegangan kabel.