← Kembali ke Berita
INDERAJA Vol 19 No 1 (2025)

Analisis Komparatif Korelasi SAVI dan NDVI dengan Suhu Permukaan Lahan di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Menggunakan Citra Landsat 8

Terbit: 2025/06/27
David Sampelan, Anggitya Pratiwi, Anas Baihaqi
Pembangunan infrastruktur yang pesat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika telah secara signifikan mengubah tutupan lahan dan berpotensi mempengaruhi suhu permukaan lahan (LST). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kekuatan korelasi dua indeks vegetasi berbasis penginderaan jauh, yaitu Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI) dengan LST untuk menentukan indeks mana yang lebih mewakili variabilitas suhu permukaan di daerah yang mengalami pembangunan pesat. Citra Landsat 8 dari tahun 2014 hingga 2023 digunakan untuk memperoleh nilai NDVI, SAVI, dan LST. Korelasi Spearman's Rho dan regresi linier sederhana digunakan untuk mengevaluasi kekuatan dan konsistensi hubungan antara indeks vegetasi dan LST. Uji Shapiro – Wilk mengkonfirmasi bahwa semua variabel tidak berdistribusi normal, sehingga digunakan korelasi Spearman's rho. Kedua indeks menunjukkan korelasi negatif yang signifikan dengan LST, dengan NDVI sedikit lebih kuat (r = -0,555) dibandingkan SAVI (r = -0,536). Regresi linier sederhana mengungkapkan bahwa NDVI memiliki R² (0,392) yang lebih tinggi dan galat sisa yang lebih rendah daripada SAVI, menunjukkan model yang lebih kokoh. Meskipun SAVI lebih sesuai pada kondisi tutupan lahan campuran karena koreksi latar belakang tanahnya, NDVI memberikan kinerja statistik yang lebih kuat dalam memodelkan LST di KEK Mandalika. Temuan ini mendukung penggunaan strategis NDVI sebagai indikator utama dalam perencanaan lingkungan dan pemantauan pembangunan berkelanjutan atau untuk kebijakan mitigasi Pulau Bahang Perkotaan di daerah berkembang.