← Kembali ke Berita
INDERAJA
Vol 19 No 1 (2025)
Analisis Kinerja Deteksi Spesies Mangrove pada Citra Satelit Multiresolusi Menggunakan Linear Spectral Unmixing
Kawasan konservasi mangrove Pamurbaya di Surabaya Timur sangat penting untuk perlindungan pantai, tetapi rentan terhadap degradasi akibat aktivitas manusia dan perubahan penggunaan lahan. Peta sebaran spesies sangat penting untuk memahami fungsi ekologis, seperti penyerapan karbon, toleransi salinitas, dan stabilitas ekosistem. Penelitian ini memanfaatkan data penginderaan jauh multiresolusi dari citra satelit WorldView-2 untuk memetakan mangrove dan tingkat spesies secara rinci. Random Forest digunakan untuk membedakan mangrove dan non-mangrove, sedangkan Linear Spectral Unmixing memungkinkan distribusi spesies mangrove secara rinci. Analisis lebih lanjut dilakukan untuk menentukan pada resolusi berapa LSU bekerja optimal. Citra disajikan pada resolusi 0,5 meter dan di-downsampling menjadi resolusi 5 meter, 10, 20, 30, dan 50 meter. Penelitian ini memperoleh bahwa LSU mampu membedakan mangrove sesuai endmember-nya dan bekerja optimal pada resolusi sedang (10–30 m), dengan akurasi keseluruhan meningkat dari 70% (10 m) menjadi 75% (30 m) dan nilai Kappa meningkat dari 53,7 menjadi 60,41. Resolusi tinggi (0,5–10 m) memberikan pemetaan yang lebih rinci tetapi optimal untuk spesies dengan sebaran kecil dan tersebar. Sementara itu, resolusi rendah (20–50 m) cenderung menyebabkan overestimasi atau agregasi spesies.