← Kembali ke Berita
INDERAJA
Vol 19 No 1 (2025)
Analisis Emisi SO2 dan Anomali Termal dari Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada November 2024 Menggunakan Google Earth Engine
Gunung Lewotobi adalah salah satu gunung berapi aktif yang terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Gunung Lewotobi Laki-laki pada November 2024 terdeteksi menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan. Aktivitas vulkanik ini terdeteksi mengeluarkan emisi gas vulkanik dan aliran lava yang signifikan yang dapat memengaruhi kualitas udara, struktur, dan ekosistem di sekitarnya. Emisi SO2 dan area hotspot dianalisis menggunakan data penginderaan jauh dari Sentinel-5P (TROPOMI), Sentinel-2 (MSI), dan Landsat-8 (OLI). Pemrosesan data dilakukan menggunakan platform Google Earth Engine untuk memperoleh analisis spasial dan temporal konsentrasi SO2 di udara dan sumber panas yang dihasilkan oleh aktivitas vulkanik. Metode Normalized Hotspot Indices (NHI) diterapkan untuk mengidentifikasi dan memetakan hotspot yang dihasilkan oleh aktivitas vulkanik. Hasil kadar SO2 menunjukkan nilai maksimum 300.831 µg/m³ dan rata-rata 71.928 µg/m³ yang terjadi pada 9 November 2024. Klasifikasi distribusi hotspot menunjukkan rentang dari tinggi hingga sedang hingga rendah. Jumlah total hotspot yang terukur adalah 51 pada Landsat-8 dan 278 pada Sentinel-2. Hasil uji statistik untuk data Landsat-8 menunjukkan tidak ada korelasi signifikan antara pengukuran SO2 dan pengukuran hotspot, sedangkan hasil untuk Sentinel-2 menunjukkan korelasi terbalik.